
Dated Released : 5 February 2016
Review Movie
Info : imdb.com/title/tt1374989
IMDb Rating : 6.3 (5,941 users)
Star : Lily James, Sam Riley, Jack Huston
Genre : Action, Horror, Romance
—————————————-
Pride and Prejudice and Zombies (2016) – Review Film Romance Horror yang Unik tetapi Tidak Sepenuhnya Maksimal
Pride and Prejudice and Zombies adalah film action horror romance rilisan 2016 yang disutradarai Burr Steers dan diadaptasi dari novel parody populer karya Seth Grahame-Smith.
Film ini menggabungkan kisah klasik Pride and Prejudice karya Jane Austen dengan elemen zombie apocalypse, bela diri, dan aksi gothic. Hasilnya adalah campuran romance era Victorian, humor satir, dan horor ringan yang cukup unik meski tidak selalu berhasil sepenuhnya.
Sinopsis Film Pride and Prejudice and Zombies (2016)
Cerita berlatar di Inggris abad ke-19 dalam dunia alternatif di mana wabah zombie telah menyebar ke seluruh negeri. Keluarga Bennet tetap menjalani kehidupan sosial bangsawan seperti biasa, tetapi para putrinya juga dilatih seni bela diri dan teknik bertarung untuk menghadapi ancaman mayat hidup.
Elizabeth Bennet dikenal sebagai petarung tangguh sekaligus wanita cerdas yang sering bertentangan dengan Mr. Darcy, pria kaya dan dingin yang juga memiliki kemampuan bertarung hebat. Di tengah konflik sosial, percintaan, dan tekanan keluarga soal pernikahan, wabah zombie semakin memburuk dan mulai mengancam stabilitas Inggris. Elizabeth dan Darcy perlahan dipaksa bekerja sama menghadapi serangan zombie sambil mengatasi ego dan prasangka mereka masing-masing.
Film memadukan drama romantis klasik Jane Austen dengan adegan pedang, darah, dan pertarungan zombie bergaya action fantasy.
Sedikit spoiler: menjelang akhir film, hubungan Elizabeth dan Darcy mulai berkembang ketika mereka sadar bahwa ancaman terbesar bukan hanya zombie, tetapi juga manusia yang memanfaatkan kekacauan demi kepentingan pribadi.
Ulasan Film Pride and Prejudice and Zombies
Konsep film ini jelas menjadi daya tarik utamanya. Menggabungkan novel klasik romantis dengan zombie apocalypse adalah ide absurd yang justru terasa cukup fresh dan menghibur.
Visual dunia Victorian yang dipenuhi nuansa gothic dan horor ringan juga tampil cukup menarik. Lily James cukup solid sebagai Elizabeth Bennet versi petarung. Ia berhasil menjaga sisi elegan sekaligus tangguh dari karakternya. Chemistry antara Elizabeth dan Darcy juga masih terasa meski film sibuk memasukkan elemen aksi dan zombie.
Adegan pertarungan pedang melawan zombie cukup stylish dan kadang terasa seperti campuran antara drama kostum Inggris dengan film action fantasy modern.
Namun masalah utama film ini adalah tonalitas yang kadang tidak konsisten. Film sering terlihat bingung apakah ingin menjadi parody komedi, romance serius, atau action horror. Akibatnya beberapa adegan terasa awkward dan kurang menyatu.
Karakter pendukung juga tidak terlalu berkembang karena fokus film terbagi antara banyak elemen genre sekaligus. Selain itu, bagi penonton yang tidak familiar dengan novel asli atau tidak menyukai satire absurd, konsep film ini mungkin terasa aneh dan sulit dinikmati.
Meski begitu, sebagai eksperimen genre yang unik dan cukup entertaining, Pride and Prejudice and Zombies tetap memiliki pesona tersendiri.
Kelebihan Film Pride and Prejudice and Zombies
- Konsep unik dan berbeda.
- Visual gothic Victorian cukup menarik.
- Aksi zombie dan duel pedang cukup stylish.
- Lily James tampil solid.
- Campuran romance dan horror terasa fresh.
Kekurangan Film Pride and Prejudice and Zombies
- Tonalitas film kurang konsisten.
- Beberapa humor satire kurang efektif.
- Karakter pendukung minim pengembangan.
- Cerita kadang terasa dangkal.
- Tidak semua penonton cocok dengan konsep absurdnya.
Rating Film Pride and Prejudice and Zombies (2016)
Kesimpulan
Pride and Prejudice and Zombies (2016) adalah eksperimen genre yang aneh tetapi menarik, memadukan drama romantis Jane Austen dengan aksi zombie dan nuansa gothic fantasy.
Walaupun ceritanya tidak terlalu mendalam dan kadang terasa campur aduk, film ini tetap punya daya tarik lewat konsep unik, visual stylish, dan aksi yang cukup seru.
Film ini cocok untuk penonton yang menyukai mashup absurd, satire ringan, dan kombinasi romance klasik dengan horror fantasy modern.




