
Dated Released : 31 May 2019
Quality : 720p WEB-DL
Info : imdb.com/title/tt3282076
IMDb Rating : 4.4/10 (1,442 Users)
Star : Nikolaj Coster-Waldau, Carice van Houten, Guy Pearce
Genre : Crime, Thriller
—————————————-
Download Files
Download Subtitle Indonesia ![]()
—-
* Join filenya dg hjsplit, caranya baca tutorial di menu panduan
Domino (2019) – Thriller Kriminal Eropa yang Penuh Manipulasi tetapi Kurang Menggigit
Di jalanan kota yang tegang dan penuh intrik, seorang polisi berbakat terjebak dalam jaringan pembalasan dan konspirasi. Setiap keputusan bisa menyalakan api konflik yang lebih besar, menguji batas keberanian dan moralnya. DOMINO menyuguhkan ketegangan aksi yang intens, menegangkan penonton dari awal hingga akhir.
Sinopsis Film Domino (2019)
Christian Toft, seorang perwira polisi di Copenhagen, Denmark, didera rasa bersalah yang luar biasa setelah rekannya, Lars Smith, digorok hingga tewas di depan matanya sendiri oleh seorang pria misterius bernama Imran Zaman. Terbakar oleh hasrat membalas dendam, Christian nekat mengabaikan perintah atasannya dan bekerja sama dengan Alex Boe, seorang detektif wanita yang ternyata memiliki hubungan rahasia di masa lalu dengan mendiang Lars.
Namun, perburuan Christian dan Alex terhadap Imran justru menyeret mereka ke dalam labirin konspirasi internasional yang jauh lebih mengerikan. Imran ternyata bukan sekadar kriminal biasa, melainkan seorang agen ISIS yang sedang merencanakan serangan bom bunuh diri masif di Spanyol. Keadaan kian korup ketika Christian mendapati bahwa Imran sengaja dilindungi dan dijadikan pion oleh seorang agen CIA licik bernama Joe Martin untuk melacak sel teroris yang lebih besar.
Kini, terjebak di antara permainan catur politik kotor antara CIA dan jaringan terorisme global di sepanjang jalanan Eropa, Christian dan Alex harus berpacu dengan waktu. Di tengah intrik pengkhianatan di mana setiap orang saling memanfaatkan seperti runtuhnya efek domino, mampukah Christian menuntaskan dendam pribadinya sebelum konspirasi ini memicu pertumpahan darah yang lebih masif?
Ulasan Film Domino
Bagi para pemuja Brian De Palma, DOMINO (2019) mungkin sekilas masih memancarkan sisa-sisa kejayaan sang maestro. Sutradara legendaris ini sesekali masih memamerkan tanda tangan visualnya; mulai dari permainan kamera yang ganjil, angle pengambilan gambar yang eksentrik, hingga upaya membangun ketegangan sepi (suspense) ala film-film klasiknya terdahulu. Latar urban Eropa yang dingin pun sempat menjanjikan sebuah sajian intelijen internasional yang megah di paruh awal.
Sialnya, fondasi visual yang lumayan itu langsung runtuh begitu cerita mulai bergulir. Naskah film ini terasa sangat kedodoran dan kehilangan arah konflik sejak dini. Alih-alih menyajikan perburuan taktis yang intens, investigasi yang dilakukan Christian justru terasa seperti serangkaian kebetulan yang dipaksakan bergerak maju demi durasi, tanpa ada eskalasi emosi yang berarti.
Padahal, di atas kertas, premis yang mempertemukan isu terorisme global, pengawasan siber, dan ego korup CIA memiliki amunisi melimpah untuk menjadi sebuah paranoid-thriller yang mencekam. Namun, di tangan De Palma kali ini, potensi tersebut menguap begitu saja. Beberapa sekuens aksi krusial dieksekusi secara kaku, berjarak, dan terasa sangat hemat bujet—sebuah penurunan kualitas yang mengenaskan untuk sutradara yang pernah melahirkan adegan legendaris di The Untouchables atau Mission: Impossible.
Di departemen akting, Guy Pearce sebenarnya tampil solid dan memberikan sedikit percikan energi lewat karakternya yang manipulatif. Sayangnya, film ini menolak memberikan ruang bagi jajaran karakter pendukungnya untuk bernapas. Hubungan emosional antar tokohnya dibangun secara dingin dan hambar, membuat momen kematian atau pengkhianatan di dalam film berlalu begitu saja tanpa pernah memicu rasa simpati dari penonton.
Pada akhirnya, DOMINO hanyalah sebuah monumen nostalgia yang gagal memenuhi potensinya sendiri. Bagi penggemar garis keras De Palma, film ini mungkin masih bisa dinikmati sebagai pelepas rindu demi melihat gaya visual sang sutradara. Namun bagi penonton umum, ini adalah sebuah crime-thriller yang letih, berantakan, dan dengan cepat akan terlupakan begitu lampu bioskop dinyalakan.
Kelebihan Film Domino
- Masih memiliki beberapa ciri visual khas Brian De Palma.
- Atmosfer thriller Eropa cukup menarik.
- Ada beberapa adegan suspense yang efektif.
- Cast utama cukup solid.
- Premis investigasi sebenarnya punya potensi.
Kekurangan Film Domino
- Cerita terasa tidak fokus.
- Karakter kurang berkembang.
- Tensi thriller kurang kuat.
- Produksi terlihat kecil.
- Eksekusi jauh di bawah potensi premis dan nama besar yang terlibat.
Rating Film Domino (2019)
Kesimpulan
DOMINO (2019) terasa seperti thriller yang terus terlihat ingin menjadi lebih tegang dan lebih stylish daripada hasil akhirnya sendiri. Ada beberapa momen yang menunjukkan sentuhan khas Brian De Palma, terutama lewat permainan pengawasan, paranoia, dan atmosfer Eropa yang dingin, tetapi filmnya tidak pernah benar-benar menemukan momentumnya.
Ketegangannya naik-turun, karakternya sulit benar-benar melekat, dan beberapa bagian terasa seperti potongan ide yang tidak sepenuhnya menyatu. Bukan film yang membosankan sepenuhnya, tetapi juga bukan thriller yang meninggalkan banyak hal setelah credit scene selesai.




