
Dated Released : 5 November 2015
Review Film
Info : imdb.com/title/tt3707106
IMDb Rating : 5.5 (6.319 users)
Star : Brad Pitt, Angelina Jolie, Mélanie Laurent
Genre : Drama, Romance
By the Sea (2015) – Review Film Drama Romantis yang Intim dan Melankolis
By the Sea adalah film drama romantis rilisan 2015 yang ditulis, disutradarai, dan dibintangi oleh Angelina Jolie Pitt bersama Brad Pitt. Berlatar Prancis tahun 1970‑an, film ini mengeksplorasi konflik batin dan dinamika hubungan suami istri yang sedang menghadapi krisis emosional di tengah suasana pantai yang tenang.
Sinopsis Film By the Sea (2015)
Pasangan Amerika, Vanessa dan Roland, tiba di sebuah resort pesisir di Prancis untuk mencoba memperbaiki hubungan mereka yang retak. Roland adalah seorang penulis yang menghadapi kebuntuan kreatif, sementara Vanessa, mantan penari, menyimpan kesedihan yang mendalam dan tampak tertutup.
Selama menetap di hotel yang sunyi dan indah, keduanya sering menghabiskan waktu terpisah. Roland berinteraksi dengan penduduk lokal dan menghabiskan waktu sendiri, sementara Vanessa mengamati kehidupan pasangan pengantin baru di kamar sebelah. Kejadian-kejadian ini mendorong mereka untuk menghadapi rasa sakit, kenangan, dan konflik batin yang selama ini terpendam.
Sedikit spoiler aman: melalui pengamatan dan interaksi ini, Vanessa dan Roland mulai menyadari ketegangan yang memengaruhi hubungan mereka dan perlahan menghadapi emosi yang selama ini terpendam, tanpa mengungkap bagaimana kisah mereka berakhir.
Ulasan Film By the Sea
By the Sea menonjol karena pendekatan naratifnya yang intim dan personal. Alih-alih menampilkan drama spektakuler, film ini lebih menyerupai meditasi tentang cinta, kehilangan, dan hubungan yang rapuh. Atmosfer pantai Prancis yang sunyi dan sinematografi lembut mendukung nuansa kontemplatif film.
Angelina Jolie Pitt dan Brad Pitt menunjukkan chemistry yang kuat sebagai pasangan yang rapuh secara emosional. Jolie Pitt memerankan Vanessa yang kompleks—tertutup dan melankolis—sementara Pitt sebagai Roland menggambarkan sosok yang penuh kebimbangan dan kerinduan terhadap masa lalu.
Visual film sangat menonjol: latar pantai yang indah, kostum era 1970-an, dan pencahayaan lembut menghadirkan nuansa melankolis. Musik dan scoring mendukung suasana, memperkuat emosi tanpa mengganggu narasi. Namun, pacing yang lambat dan minimnya konflik dramatis membuat beberapa penonton merasa cerita terlalu introspektif.
Kemampuan film dalam mengeksplorasi konflik internal karakter utama membuat penonton yang menikmati drama psikologis akan terhubung dengan nuansa emosionalnya, sementara penonton yang mencari tempo cepat atau alur aksi konvensional mungkin merasa film ini kurang dinamis.
Kelebihan Film By the Sea
- Pendekatan emosional yang intim dan personal.
- Estetika sinematografi indah dan atmosfer klasik era 1970‑an.
- Performa aktor utama yang kuat dan penuh nuansa.
- Konflik psikologis hubungan dieksplorasi secara mendalam.
- Musik dan setting mendukung suasana dramatis.
Kekurangan Film By the Sea
- Pacing cerita terasa lambat dan repetitif.
- Narasi introspektif, kurang konflik dramatis besar.
- Beberapa adegan voyeurisme terasa berlebihan.
- Tidak terlalu fokus pada alur konvensional.
- Karakter pendukung kurang dikembangkan.
Rating Film By the Sea (2015)
- Cerita: 7.0/10
- Alur / Plot: 6.5/10
- Logika: 7.0/10
- Akting: 7.2/10
- Ketegangan / Emosi: 6.8/10
- Sinematografi: 7.8/10
- Ending: 6.9/10
- Atmosfer / Nuansa: 7.5/10
- Musik / Soundtrack: 7.0/10
Overall: 7.0/10 — Drama romantis yang introspektif, dengan visual dan nuansa kuat, cocok untuk penonton yang menikmati film kontemplatif.
Kesimpulan
By the Sea adalah film drama romantis yang lebih memilih pendekatan emosional dan estetika klasik daripada aksi atau konflik besar. Disutradarai dan dibintangi oleh Angelina Jolie Pitt bersama Brad Pitt, film ini menampilkan kisah hubungan yang kompleks di pantai Prancis tahun 1970-an.
Walau tidak cocok bagi penonton yang mencari tempo cepat dan alur konvensional, By the Sea tetap menarik bagi mereka yang menghargai drama karakter yang intens, visual sinematik yang evocative, dan eksplorasi hubungan yang dalam.




