
Dated Released : 11 December 2014
Quality : EXTENDED BluRay 720p
Info : imdb.com/title/tt2310332
IMDb Rating : 7.5 (308,698 users)
Star : Lee Pace, Benedict Cumberbatch, Richard Armitage
Genre : Adventure | Fantasy
—————————————-
Download Files
Download Subtitle Indonesia ![]()
—-
* Join filenya dg hjsplit, caranya baca tutorial di menu panduan
|——————————————————————————————
The Hobbit: The Battle of the Five Armies (2014) merupakan film penutup dari trilogi The Hobbit yang menyajikan genre fantasy epic dengan skala perang besar. Cerita ini melanjutkan perjalanan Bilbo Baggins bersama para kurcaci dalam usaha mereka mempertahankan dan merebut kembali Erebor.
Konflik utama berkembang menjadi peperangan besar yang melibatkan manusia, elf, kurcaci, serta orc, semuanya bertarung memperebutkan wilayah dan kekuasaan di dunia Middle-earth. Pertempuran ini menjadi titik puncak dari rangkaian konflik yang telah dibangun sejak awal trilogi, menghadirkan skala aksi yang masif dan penuh ketegangan.
Sinopsis Lengkap “Spoiler”
The Hobbit: The Battle of the Five Armies dimulai setelah serangan naga Smaug ke Lake-town di film sebelumnya. Setelah Smaug dikalahkan oleh Bard the Bowman, kekosongan kekuasaan di Erebor memicu perebutan harta karun yang besar di dalam gunung tersebut.
Thorin Oakenshield yang telah kembali menjadi raja kurcaci mulai terpengaruh “dragon sickness”, yaitu keserakahan yang membuatnya terobsesi pada emas dan mengabaikan janji serta aliansi. Ia menolak membagi harta kepada manusia dari Lake-town maupun elf dari Mirkwood, yang sama-sama mengklaim hak atas kekayaan Erebor.
Di sisi lain, Thranduil memimpin pasukan elf untuk menuntut bagian yang pernah dijanjikan, sementara manusia yang dipimpin Bard juga datang meminta ganti rugi atas kehancuran kota mereka. Ketegangan antar pihak pun semakin memanas hingga perang terbuka hampir tak terhindarkan.
Bilbo Baggins mencoba menjadi penengah di tengah konflik tersebut. Ia bahkan diam-diam mengambil Arkenstone untuk digunakan sebagai alat negosiasi, namun tindakannya justru memperkeruh keadaan ketika hal itu terungkap.
Situasi berubah drastis saat pasukan orc yang dipimpin Azog the Defiler datang dan memaksa semua pihak—elf, manusia, dan kurcaci—bersatu menghadapi ancaman yang jauh lebih besar. Pertempuran besar yang dikenal sebagai Battle of the Five Armies pun pecah di sekitar Erebor.
Perang berlangsung brutal dan penuh kekacauan, dengan korban besar di semua pihak. Di tengah pertempuran, Thorin akhirnya menyadari kesalahannya dan sempat berdamai dengan Bilbo sebelum menghadapi akhir tragisnya di medan perang.
Pada akhirnya, Bilbo Baggins menjadi saksi kehancuran besar yang terjadi akibat keserakahan dan perang, meskipun ancaman orc berhasil dikalahkan.
Review & Pendapat
The Hobbit: The Battle of the Five Armies menjadi penutup trilogi The Hobbit yang berfokus pada skala perang besar dan konflik emosional para karakter di Middle-earth. Puncaknya adalah Battle of the Five Armies, sebuah pertempuran masif yang menjadi daya tarik utama film ini.
Martin Freeman sebagai Bilbo Baggins tetap menjadi pusat emosional cerita. Perspektifnya sebagai sosok kecil yang terjebak di tengah konflik besar membuat cerita tetap terasa personal meskipun skala peperangannya sangat epik.
Kekuatan film ini terletak pada visual yang megah, koreografi pertempuran yang intens, serta konflik antar ras yang akhirnya bersatu melawan ancaman orc. Atmosfer perang digambarkan dengan sangat luas dan penuh energi khas dunia Middle-earth.
Namun, film ini juga mendapat kritik karena terlalu menitikberatkan pada aksi perang dibanding pengembangan cerita. Beberapa bagian terasa dipercepat, terutama perubahan emosi Thorin Oakenshield yang transisinya dari keserakahan menuju penyesalan terasa kurang mendalam.
Meski begitu, klimaks pertempuran tetap menjadi salah satu momen paling spektakuler dalam trilogi ini, sekaligus menutup kisahnya dengan skala yang sangat besar dan dramatis.
Rating Film :
-
Cerita: 8.2/10
-
Alur/ Plot: 8.0/10
-
Logika: 7.8/10
-
Akting: 8.6/10
-
Ketegangan/ Emosi: 8.4/10
-
Sinematografi: 8.9/10
-
Ending: 8.3/10
Overall: 8.3/10 | Sangat Layak Ditonton
Kesimpulan:
Dari seluruh aspek yang dinilai, film ini paling unggul dari sisi sinematografi dan akting, menunjukkan kualitas visual yang memukau serta performa pemain yang kuat. Ketegangan dan emosi juga cukup terasa sepanjang pertempuran. Namun, kelemahan utama terletak pada logika cerita yang kerap terasa dipaksakan, serta alur yang sedikit terburu-buru dalam menyelesaikan beberapa subplot. Secara keseluruhan, film ini tetap sangat layak ditonton, terutama bagi penggemar Middle-earth, meskipun tidak sekuat trilogi The Lord of the Rings.




