
Dated Released : 18 April 2015
Review Film
Info : imdb.com/title/tt3662066/
IMDb Rating : 5.8 (388 users)
Star : Christopher Walken, Amber Heard, Kelli Garner
Genre : Comedy, Drama, Music
One More Time (2015) – Drama Komedi Hangat Tentang Ayah, Anak, dan Musik yang Membawa Kenangan
“One More Time” menyajikan kisah ayah dan anak yang terjebak dalam masa lalu, penuh ketegangan lama, tapi juga percikan harapan baru. Film ini bergerak santai, memusatkan perhatian pada percakapan, nuansa nostalgia, dan pencarian arah hidup seorang wanita muda yang mencoba menemukan kembali dirinya di tengah bayang-bayang ayahnya.
Sinopsis Film One More Time (2015)
Jude adalah perempuan muda yang merasa hidupnya berantakan setelah karier musik dan hubungan pribadinya gagal. Terpaksa kembali tinggal bersama ayahnya, Paul Lombard, seorang penyanyi lawas yang dulu terkenal tapi kini hidup dalam bayang-bayang masa kejayaannya, Jude harus menghadapi ketegangan lama antara mereka. Paul keras kepala, egois, dan lebih fokus mempertahankan citra diri, sementara Jude membawa banyak luka emosional yang belum pernah diselesaikan.
Seiring mereka berbagi ruang dan waktu lagi, konflik lama muncul kembali, mulai dari pertengkaran kecil hingga ketidakcocokan mendasar tentang hidup, musik, dan prioritas masing-masing. Namun, di tengah ketegangan itu, mereka perlahan mulai menemukan kembali koneksi yang sempat hilang. Jude juga mencoba memahami apa yang benar-benar ia inginkan dari hidupnya, dan apakah impiannya masih bisa diperjuangkan.
Dalam proses itu, hubungan ayah dan anak ini diuji sekaligus diperkuat. Film bergerak menuju penutup yang hangat, menekankan rekonsiliasi, penerimaan, dan kehangatan hubungan keluarga, tanpa perlu drama besar atau twist emosional yang berlebihan. Nuansa musik dan sentuhan nostalgia memberi warna ringan, membuat kisah sederhana ini terasa intimate dan menyenangkan.
Ulasan Film One More Time
Chemistry antara Amber Heard dan Christopher Walken menjadi inti film ini. Walken memancarkan karisma unik sebagai Paul, menunjukkan sisi rapuh di balik ego dan sifat manipulatifnya. Heard menampilkan Jude dengan natural, seorang wanita yang lelah dengan hidupnya namun masih berjuang mencari alasan untuk terus melangkah.
Nuansa musik memberi sentuhan nostalgia dan atmosfer santai, meski tidak mendominasi cerita. Film terasa intimate, seperti family dramedy kecil yang hangat, bukan drama musikal besar.
Meski begitu, cerita sering terlalu aman. Konflik emosional yang seharusnya bisa lebih mendalam justru diselesaikan ringan. Ritme film cenderung datar, dan beberapa dialog terdengar familiar, tanpa momen yang benar-benar mengangkat emosi penonton.
Namun, pendekatan sederhana dan hangat tetap membuat “One More Time” nyaman ditonton, sebuah kisah ayah-anak yang intim, musik yang manis, dan nostalgia yang terselip di setiap percakapan.
Kelebihan Film One More Time
- Chemistry pemain utama cukup hangat.
- Christopher Walken tampil karismatik.
- Nuansa drama keluarga terasa ringan dan manusiawi.
- Atmosfer musik dan nostalgia cukup nyaman.
- Dialog tertentu terasa natural.
Kekurangan Film One More Time
- Cerita terlalu aman dan familiar.
- Tempo cukup datar.
- Konflik emosional kurang digali lebih dalam.
- Minim momen yang benar-benar memorable.
- Aspek musikal tidak terlalu kuat.
Rating Film One More Time (2015)
Kesimpulan
One More Time adalah film kecil yang lebih mengandalkan interaksi karakter daripada plot besar atau drama berat.
Hubungan ayah dan anak yang penuh luka lama menjadi pusat cerita, dibalut suasana santai dan sedikit nostalgia musik yang terasa cukup menyenangkan.
Walaupun tidak punya dampak emosional yang benar-benar kuat dan mudah terlupakan setelah selesai ditonton, film tetap bekerja lumayan baik sebagai drama ringan yang sederhana dan manusiawi.




